Besi Nusantara Logo
TANTANGAN DALAM PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN BESI WF
01 Feb

TANTANGAN DALAM PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN BESI WF

Besi WF (Wide Flange) telah lama dikenal sebagai tulang punggung struktur baja modern. Digunakan dalam berbagai proyek dari gedung pencakar langit hingga jembatan dan gudang industri, material ini menawarkan kekuatan luar biasa dan efisiensi struktural tinggi. Namun, seperti semua bahan bangunan, penggunaan WF juga memiliki tantangan tersendiri yang harus dipahami dan diantisipasi oleh para profesional konstruksi.

Melihat gedung pencakar langit megah, mungkin Anda berpikir, "mudah saja dengan baja yang kuat!" Tapi, tunggu dulu! Di balik kemegahan profil Besi WF, ada "medan perang" tantangan yang harus ditaklukkan. Dari masalah di pabrik hingga di lokasi proyek yang padat, mari kita selami sisi lain dari pahlawan konstruksi ini!

BACA JUGA: BESI WF: ALASAN INDUSTRI MEMBUTUHKANNYA

Pengertian Besi WF dan Konteks Tantangan Proyek

Besi WF (Wide Flange) adalah elemen baja struktural berbentuk "H" atau "I" yang digunakan sebagai balok, kolom, dan elemen penopang lainnya. Profil ini diproduksi dengan presisi di pabrik baja, kemudian dikirim ke bengkel fabrikasi untuk diproses lebih lanjut (pemotongan, pengeboran, pengelasan pelat sambung) sebelum akhirnya diangkut dan diereksi di lokasi konstruksi.

Tantangan dalam proyek menggunakan Besi WF seringkali muncul dari kompleksitas yang inheren dalam sifat material baja itu sendiri, proses manufaktur dan fabrikasinya, logistik, serta interaksi dengan disiplin konstruksi lainnya.

Tantangan dalam Proyek Konstruksi Menggunakan Profil WF

Berikut adalah beberapa tantangan utama yang mungkin muncul:

1. Perencanaan dan Koordinasi yang Kompleks

  • Integrasi Desain: Membutuhkan koordinasi yang sangat erat antara arsitek, insinyur struktur, insinyur MEP (Mekanikal, Elektrikal, Plumbing), dan detailer baja sejak awal. Perubahan desain di tengah jalan dapat menyebabkan pengerjaan ulang yang mahal pada detail fabrikasi Besi WF.
  • Urutan Pekerjaan: Proses fabrikasi off-site dan ereksi on-site harus dikoordinasikan dengan sangat presisi. Keterlambatan di satu tahap dapat menunda seluruh jadwal proyek.
  • Logistik JIT (Just-in-Time): Material Besi WF yang difabrikasi perlu tiba di lokasi tepat waktu sesuai urutan ereksi. Di area perkotaan padat seperti Surabaya, pengelolaan logistik ini menjadi sangat kompleks.

2. Isu Fabrikasi dan Kualitas Baja 

  • Presisi Fabrikasi: Meskipun fabrikasi di pabrik menjamin presisi tinggi, kesalahan dalam detail gambar kerja (shop drawing) atau proses pemotongan/pengeboran di bengkel dapat menyebabkan ketidakcocokan di lokasi ereksi, memerlukan perbaikan yang mahal dan memakan waktu.
  • Kualitas Lasan: Pengelasan adalah proses kritis yang memerlukan welder berkualitas tinggi, prosedur yang tepat, dan kontrol kualitas yang ketat. Cacat las (undercut, porosity, crack) dapat secara signifikan mengurangi kekuatan sambungan dan memerlukan perbaikan.
  • Toleransi Dimensi: Besi WF diproduksi dengan toleransi tertentu. Jika toleransi tidak terpenuhi atau tidak dikelola dengan baik antara pabrikan, fabrikator, dan erektor, ini dapat menyebabkan masalah saat perakitan di lapangan.

3. Logistik dan Penanganan Material 

  • Ukuran dan Berat: Profil WF, terutama untuk bentang panjang atau kolom tinggi, bisa sangat besar dan berat. Ini memerlukan transportasi khusus, izin jalan, dan peralatan angkat berat (crane) yang memiliki kapasitas dan jangkauan memadai.
  • Akses Lokasi: Di area perkotaan padat, akses ke lokasi proyek seringkali terbatas. Manuver truk besar pembawa Besi WF dan penempatan crane bisa menjadi tantangan besar, menyebabkan gangguan lalu lintas.
  • Area Penyimpanan: Keterbatasan ruang di lokasi proyek perkotaan membuat penyimpanan sementara Besi WF menjadi sulit. Material harus diatur agar mudah diakses sesuai urutan ereksi, tanpa menghalangi area kerja lain.

4. Tantangan Ereksi di Lapangan 

  • Keamanan Ereksi: Mengangkat dan memposisikan balok dan kolom Besi WF yang berat di ketinggian memiliki risiko keselamatan yang tinggi. Membutuhkan perencanaan K3 yang ketat, rigging yang tepat, dan erector yang berpengalaman.
  • Pengaruh Angin: Pada gedung bertingkat tinggi, ereksi struktur baja rentan terhadap angin kencang yang dapat membahayakan stabilitas sementara dan keamanan pekerja.
  • Penyambungan di Lokasi: Meskipun sambungan baut mempercepat ereksi, mengencangkan baut dengan torsi yang tepat di ketinggian atau di posisi sulit memerlukan perhatian detail. Untuk lasan lapangan, kondisi cuaca dapat memengaruhi kualitas.

5. Perlindungan Kebakaran dan Korosi 

  • Fireproofing: Baja kehilangan kekuatan pada suhu tinggi, sehingga profil WF memerlukan perlindungan kebakaran (misalnya, pelapis spray-on, papan tahan api, atau encasement beton). Aplikasi fireproofing ini menambah biaya, waktu, dan perlu diawasi kualitasnya.
  • Korosi: Baja rentan terhadap korosi. Profil WF memerlukan persiapan permukaan dan pengecatan anti-korosi yang memadai, terutama di lingkungan lembap atau dekat laut seperti Surabaya. Pemeliharaan anti-korosi juga menjadi pertimbangan jangka panjang.

6. Kontrol Getaran dan Akustik 

  • Getaran Lantai: Meskipun baja sangat kaku, struktur baja cenderung lebih ringan daripada beton, yang bisa membuatnya lebih rentan terhadap getaran lantai yang dirasakan oleh penghuni. Diperlukan analisis getaran dan penambahan kekakuan atau massa pada sistem lantai untuk kenyamanan.
  • Transmisi Suara: Baja adalah konduktor suara yang baik. Sistem lantai dan dinding pada struktur baja memerlukan perhatian khusus pada insulasi akustik untuk mencegah transmisi suara antar lantai atau ruangan.

BACA JUGA: BESI WF VS H-BEAM: MANA YANG TEPAT UNTUK PROYEK ANDA?

Penggunaan Besi WF memang menjanjikan struktur yang kuat, cepat dibangun, dan efisien. Namun, sejumlah tantangan teknis dan logistik juga mengiringi penerapannya. Risiko-risiko tersebut mulai dari perlindungan terhadap api dan korosi, kebutuhan keahlian tinggi, hingga logistik dan keselamatan kerja.

Untungnya, semua tantangan ini bukan hambatan absolut, melainkan hal-hal yang dapat dikendalikan dengan perencanaan, desain, dan manajemen proyek yang baik. Oleh karena itu, memilih WF sebagai struktur utama tetap merupakan keputusan yang bijak — asalkan setiap detail tantangannya sudah diterapkan sejak awal.

Besi Nusantara – Jual Besi WF Terlengkap

Kami adalah perusahaan Jual besi WF yang terlengkap di Surabaya dan telah berpengalaman melayani seluruh wilayah Indonesia. Kami menyediakan berbagai jenis produk besi. Diantaranya adalah: Pipa besi, pipa kotak/pipa hollow, pipa stainless, plat stainless, besi WF, besi H-Beam, besi wiremesh, besi UNP, besi CNP, kawat bronjong, kawat bendrat, besi turap (sheet pile), dan lain-lain.

Armada kami siap berangkat setiap hari untuk pengiriman ke berbagai kota di seluruh Indonesia. Kami juga menyediakan pengiriman kilat apabila Anda butuhkan. Untuk informasi lebih lengkap mengenai produk dan layanan kami, silakan hubungi customer service kami.

Share on

WhatsApp Sales 1 WhatsApp Sales 2