Besi Nusantara Logo
TIPS AMAN BEKERJA DENGAN KAWAT BRONJONG DI AREA BERBATU ATAU CURAM
01 Feb

TIPS AMAN BEKERJA DENGAN KAWAT BRONJONG DI AREA BERBATU ATAU CURAM

Bekerja dengan kawat bronjong di area berbatu atau curam memerlukan perhatian khusus, baik dari segi teknis maupun keselamatan kerja. Kawasan yang berbatu dan curam sering kali menjadi lokasi proyek yang memerlukan pengendalian erosi dan penahan tanah, sehingga penggunaan kawat bronjong sangat diperlukan. Namun, kondisi medan yang sulit dan berbahaya memerlukan langkah-langkah khusus agar pekerjaan bisa dilakukan dengan aman dan efisien. Artikel ini akan membahas berbagai tips aman saat bekerja dengan kawat bronjong di area berbatu atau curam.

Area berbatu dan curam sering kali memiliki kondisi medan yang tidak stabil, seperti tanah yang mudah longsor atau batu yang bisa bergulir kapan saja. Ditambah lagi, ketinggian dan kemiringan medan menambah risiko kecelakaan seperti tergelincir, jatuh, atau tertimpa material. Oleh karena itu, penting untuk memahami risiko-risiko ini dan mempersiapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat saat bekerja dengan kawat bronjong.

BACA JUGA: TRIK MENGISI KAWAT BRONJONG AGAR TAHAN LAMA

Bekerja di area yang terjal dan berbatu memang memiliki risiko yang cukup tinggi. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

Persiapan Sebelum Bekerja

  • Evaluasi Risiko: Lakukan penilaian terhadap area kerja untuk mengidentifikasi potensi bahaya seperti longsor, batu lepas, atau medan yang tidak stabil.
  • Perencanaan yang Matang: Buat rencana kerja yang detail, termasuk langkah-langkah keselamatan yang akan diambil.
  • Peralatan Keselamatan Lengkap: Pastikan semua pekerja dilengkapi dengan peralatan keselamatan diri (APD) yang lengkap dan sesuai standar, seperti:
    • Helm pengaman
    • Kacamata safety
    • Sarung tangan yang kuat
    • Sepatu safety
    • Harness dan tali pengaman (jika diperlukan)

Selama Bekerja

  • Pemeriksaan Area Kerja: Sebelum memulai pekerjaan, periksa kembali area kerja untuk memastikan tidak ada perubahan kondisi yang dapat membahayakan.
  • Teknik Pengangkatan yang Aman: Gunakan teknik pengangkatan yang benar untuk mengangkat dan memindahkan material. Hindari mengangkat beban yang terlalu berat sendirian.
  • Posisi Kerja yang Stabil: Pastikan posisi kerja Anda stabil dan tidak licin. Gunakan pijakan yang kuat dan aman.
  • Komunikasi yang Efektif: Jalin komunikasi yang baik dengan rekan kerja untuk koordinasi dan memberikan peringatan jika terjadi bahaya.
  • Istirahat Berkala: Lakukan istirahat secara berkala untuk menghindari kelelahan yang dapat menyebabkan kecelakaan.
  • Hindari Bekerja Sendirian: Sebaiknya bekerja dalam kelompok agar ada yang dapat membantu jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Alat Bantu Keselamatan

  • Jaring Pengaman: Gunakan jaring pengaman untuk menahan material yang jatuh atau untuk melindungi area di bawah area kerja.
  • Tali Pengaman: Gunakan tali pengaman yang terpasang pada titik jangkar yang kuat jika bekerja di tempat yang tinggi atau pada area yang berpotensi longsor.
  • Tangga yang Kokoh: Pastikan tangga yang digunakan dalam kondisi baik dan aman.

Kondisi Cuaca

  • Hindari Bekerja Saat Cuaca Ekstrem: Jangan bekerja saat cuaca buruk seperti hujan deras, angin kencang, atau saat terjadi petir.
  • Perhatikan Peringatan Dini: Ikuti peringatan dini cuaca dari pihak berwenang.

BACA JUGA: CARA MEMILIH KAWAT BRONJONG YANG TAHAN TERHADAP KOROSI DI LINGKUNGAN LAUT

Pelatihan Keselamatan

  • Pelatihan K3: Seluruh pekerja harus mengikuti pelatihan keselamatan kerja secara berkala untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya dan cara menghadapinya.

Prosedur Darurat

  • Tentukan Titik Kumpul: Tentukan titik kumpul yang aman jika terjadi evakuasi.
  • Latihan Evakuasi: Lakukan latihan evakuasi secara berkala untuk memastikan semua pekerja tahu apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat.
  • Pertolongan Pertama: Siapkan kotak P3K dan pastikan ada pekerja yang memiliki pengetahuan tentang pertolongan pertama.

Area curam seringkali memiliki masalah drainase yang buruk, yang dapat meningkatkan risiko longsor. Pastikan untuk mengelola drainase dengan baik sebelum dan selama pemasangan bronjong. Salurkan air jauh dari area kerja dan stabilkan tanah dengan cara yang tepat untuk mengurangi tekanan air di sekitar bronjong.

Bekerja dengan kawat bronjong di area berbatu atau curam memerlukan perencanaan yang matang dan perhatian khusus terhadap keselamatan. Dengan mengikuti tips di atas, seperti menggunakan peralatan keselamatan, memeriksa kondisi medan, dan menggunakan alat yang tepat, Anda dapat memastikan pekerjaan berjalan lancar dan aman. Ingatlah bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama, terutama ketika bekerja di medan yang berisiko tinggi.

Besi Nusantara – Distributor Besi Dan Baja Terlengkap

Kami adalah perusahaan distributor besi baja yang terlengkap di Surabaya dan telah berpengalaman melayani seluruh wilayah Indonesia. Kami menyediakan berbagai jenis produk besi. Diantaranya adalah: Pipa besi, pipa kotak/pipa hollow, pipa stainless, plat stainless, besi WF, besi H-Beam, besi wiremesh, besi UNP, besi CNP, kawat bronjong, kawat bendrat, besi turap (sheet pile), dan lain-lain.

Armada kami siap berangkat setiap hari untuk pengiriman ke berbagai kota di seluruh Indonesia. Kami juga menyediakan pengiriman kilat apabila Anda butuhkan. Untuk informasi lebih lengkap mengenai produk dan layanan kami, silakan hubungi customer service kami.

Share on

WhatsApp Sales 1 WhatsApp Sales 2